![]() |
Histori:
Adalah mas August Parengkuan yang saat itu menjabat sebagai Ka Humas yang pertama kali memunculkan gagasan paguyuban artistik. Lalu belasan perwakilan artistik dari berbagai suku usaha di lingkungan Gramedia di undang di ruang Humas yang berada di basement gedung Bentara Budaya. Hasil pertemuan saat itu menyepakati sususan pengurus paguyuban, yakni : Ketua Ig.Purnomo Adi ( Promosi Majalah), Wakil Ketua Satmowi Atmowiloto ( sudah keluar eks Majalah Kawanku ) sekretaris satu Joni Hadi( Percetakan ), sekretaris dua Nono ( sudah keluar,eks GPU ), bendahara satu Andi (sudah keluar,eks GPU), bendahara dua Nana ( eks Majalah Kawanku ). Selain itu Pengurus masih dibantu oleh beberapa Kepala Seksi diantaranya Titus Nurjito (Elek Media ), Sugiarto (GPU), Wedha (Hai), Daru (Eks Hai ), Suryolelono (Angkasa)
Saat terbentuknya kepengurusan wadah para artistik itu belum memiliki nama, untuk itu sekaligus menyusun program kerja pengurus baru menyelenggarakan raker yang pertama di Wisma Pacet. Dalam raker yang dihadiri sekitar 70 an anggota tercetus belasan nama, namun nama M E D I A R T menjadi pilihan seluruh anggota. Di dalam pertemuan tersebut atas masukan seluruh peserta terpilih sederet usulan program.
Lalu di Jakarta usulan program dimatangkan kembali oleh pengurus menjadi program baku yang diusulkan ke manajemen. Mas Joni Hadi berinisiatif membuat logo Mediart yang secara visual berbentuk pohon, namun ternyata didalamnya, persisnya pada batang pohon itu terkandung makna hari kelahiran Mediart yakni 31 Mei 1992.
Pengurus baru yang diwakili oleh Ig.Purnomo Adi dan Joni Hadi diperkenalkan kepada manajemen oleh mas August Parengkuan. Dihadapan para anggota CMM pengurus mempresentasikan visi misi, logo serta program kerja Mediart.
Visi-misi:
Gagasan terbentuknya Mediart tak lepas dari banyaknya tenaga potensial di kalangan KKG yang apabila dibina dan dikembangkan pasti akan sangat berguna untuk perusahaan selain semakin meningkatkan kreatifitas para tenaga artistik. Oleh karena itu pengurus baru menjadikan Mediart sebagai wadah yang bertujuan :
Mengembangkan kreativitas dan Keterampilan serta menfasilitasi kegiatan-kegiatan yang bertujuan menampilkan ekspresi dan aktualisasi diri anggotanya.
Oleh karena itu sejak semula program kerja utama adalah pendidikan kreatifitas berupa pelatihan Desain Grafis, pelatihan software baru ( Photoshop dll), diskusi dan evaluasi dari para pakar diluar Gramedia terhadap hasil karya grafis, Lomba Desain Grafis dari seluruh produk majalah, koran, serta aneka buku terbitan.
Selain itu sebagai sarana untuk aktualisasi diri para anggota adalah Pameran Karya yang memamerkan lukisan, patung, ilustrasi, karikatur serta disain grafis.
Ig. Purnomo Adi