PELUNCURAN BUKU SBY : SATUKAN TEKAD MENGGALANG MINAT BACA

Hari itu toko buku Gramedia Matraman Jakarta tutup sejak pagi. Tapi toko itu justru penuh orang dari berbagai kalangan. Areal parkiran di halaman toko tiba-tiba disulap menjadi seperti aula mewah lengkap dengan lampu-lampu Kristal bergantungan dilengkapi dengan untaian kain-kain merah dari atap. Empat mesin pendingin dipasang, membuat suhu ruangan terasa sejuk di sore yang cerah itu. Sedikitnya 700 undangan memenuhi tiga perempat bagian aula itu diisi kursi-kursi berkain sarung putih, sementara di depan hamparan karpet merah digelar di depan kursi VIP dan sebuah panggung.

Di atas panggung, Susilo Bambang Yudhoyono tengah bercerita bahwa sejak dia masih muda, ketia dia berpangkat kapten dan bertugas di Bandung dulu, ada dua toko buku yang sering dikunjunginya. Yang pertama adalah Toko Buku Gramedia di Jalan Merdeka Bandung, dan kedua Toko Buku Gramedia Matraman. “Jadi saya akrab dengan Toko Buku Gramedia ini dan mengikuti betul perkembangannya sejak muda,“ ujarnya.

Toko buku tempat Kapten Yudhoyono biasa membeli buku kini telah menjadi toko buku nomor satu alias terbesar di Asia Tenggara. Dan Yudhoyono kini sudah purnawirawan Jenderal dari TNI dan sudah menjadi orang nomor satu di negeri ini, sebagai Presiden. Mungkin itulah salah satu alasan mengapa Presiden Yudhoyono langsung menatakan kesediaan ketika Mas Petrus Waworuntu, Direktur Gramedia Asri Media menawarkan Presiden meresmikan perluasan Toko Buku Gramedia Matraman.

Acara peresmian itu kebetulan juga disatukan dengan peluncuran buku karya Yudhoyono sendiri berjudul Indonesia On The Move, yang berisi kumpulan sambutan-sambutan dan pidatonya di berbagai forum, serta artikel dan kumpulan wawancara berbagai media. Buku ini merupakan buku kedua yang merupakan karyanya. Buku pertamanya berjudul Transforming Indonesia, yang juga berisi kumpulan tulisan dan pidato yang pernah disampaikan selaku Kepala Negara RI di berbagai forum nasional maupun internasional. Kedua buku ini diterbitkan oleh Bhuana Ilmu Populer.

Bapak Jakob Oetama sendiri, ketika memberikan sambutan menyatakan, Presiden Yudhoyono lewat kedua buku hasil karyanya, telah menunjukkan bahwa kapasitasnya sebagai negarawan, budayawan, dan intelektual, sangat ditentukan oleh kegemaran dan minat bacanya yang tinggi. “Karena itulah, peluncuran buku Presiden Yudhoyono ini dikaitkan dengan acara peresmian perluasan Toko Buku Gramedia Matraman. Penulisan buku, penerbitan buku, jaringan distribusi dan toko buku adalah bidang yang terkait satu sama lain. Dengan menyatukan acara ini kita ingin meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya mengembangkan pendidikan lewat pengembangan minat baca,“ katanya.

Pak Jakob juga memuji prakarsa Ibu Negara Ani Yudhoyono yang pada hari itu meluncurkan program “ Gerakan Gemar Membaca“ yang ditandai dengan peletakan “book-atau kotak sumbangan buku.“ Masyarakat yang iinigin menyumbangkan buku-buku bagi anak-anak yang membutuhkan, bisa meletakkan buku sumbangannya di book-yang bukan saja ada di Toko Buku Gramedia Matraman, tapi juga tempat-tempat lain.

Dalam acara kemarin, Presiden bersama istri juga secara simbolis menanam pohon langka di halaman toko buku. Aksi penanaman pohon ini, juga bukan merupakan hal baru bagi kita. Bersama teman-teman Percetakan Gramedia, kita bukan saja sering melibatkan diri dalam aksi tanam pohon, tapi juga telah mempunyai kebun bibit sendiri di Cikarang. Jadi, semua kegiatan sore itu sebenarnya sejalan dengan langkah-langkah Kompas Gramedia yang juga giat melakukan aksi Corporate Social Responsibility (CSR).

Otobursa Tumplek Blek 2017 Tetap Digelar di Senayan

OTOBURSA Tumplek Blek 2017 kembali hadir di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, selama dua hari, Sabtu-Minggu, 1-2 April 2017.

Kompas Gramedia Raih Penghargaan Lifetime Achievement Award SPS 2017, serta IPMA, IYRA, dan ISPRIMA 2017

Malam Penghargaan Serikat Perusahaan (SPS) 2017 kembali digelar di Millenium Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017).

Dr (HC) Jakob Oetama (Kompas) dan Gusti Rusdi Effendi (Banjarmasin Post) Terima Lifetime Achievement Awards 2017

Dari grup Kompas Gramedia, ada nama Jakob Oetama. Kehadiran Jakob diwakili oleh Budiman Tanurejo. Lalu ada Pimpinan Umum Banjarmasin Pos, Gusti Rusdi ...

"Kampung Koran" Binaan Kompas Gramedia Hadir pada Ultah ICSRS

Kompas Gramedia menggelar sharing session dalam acara syukuran ulang tahun pertama Indonesia CSR Society (ICSRS) di Bentara Budaya

Gramedia: 47 Tahun Menginspirasi

47 tahun sudah Gramedia menjadi bagian dari perkembangan bangsa Indonesia. Gramedia sebagai salah satu perusahaan retail terbesar & tersebar di tanah air,...

Konstruksi Menara 3 UMN Masuk Tahap Tutup Atap

Karena pemanasan global, semua pihak akhirnya dituntut untuk go-green. UMN pun merasa terpanggil untuk berkontribusi.

Sambut 2017, Kompas Gramedia Gelar Syukuran di Gedung Baru

Pada 2017, syukuran Kompas Gramedia bertema "Kreafit" dangan tagline "Spirit untuk Bangkit".

Rutin Gelar Acara Tahunan, Cara Kompas Gramedia Syukuri Hasil yang Telah Dicapai

"Syukuran ini memang kami lakukan tiap tahun, tidak lain tidak bukan untuk memperlihatkan bahwa kita harus selalu bersyukur dengan apa pun yang kita dapat,...

Kompasiana, Bukan Sekadar Ngeblog

PK Ojong. Pada tahun 2017, produk digital yang semula menyandang slogan “Sharing. Connecting“ ini mengusung slogan baru yaitu “Beyond...

"Kompas" Raih Penghargaan Pelopor Jurnalisme Humanisme Kebangsaan

Harian Kompas mendapat penghargaan sebagai media yang memelopori jurnalisme kategori humanisme kebangsaan.
© 1963 - 2017  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia