CHIP FIESTA 2013

Acara ini menggabungkan bermacam aktivitas di dunia IT, fotografi, dan hiburan dalam kemasan yang serius tapi menyenangkan. Gelaran perdana ini terselenggara berkat dukungan mitra CHIP, baik dari internal Kompas Gramedia maupun sponsor. Secara keseluruhan, acara berlangsung meriah dan sukses.

Tiap booth yang dibuka di lapangan parkir Universitas Gunadarma ramai diserbu pengunjung, demikian juga dengan kompetisi game PES 2013 yang menyedot antusiasme sekitar 250 peserta.  Mereka yang hadir juga mendapatkan hiburan tambahan dari performa beberapa band yang tergabung dalam komunitas HAI Demos. Sementara itu berlangsung juga dua seminar secara paralel mulai dari hari pertama sampai ketiga dengan beragam tema yaitu The Future of E-Commerce, Mozilla Firefox & Firefox OS, Membuat Game dan Bisnis Game, Pengenalan NAS dan Manfaatnya, Buyer’s Guide Hardware & Gadget, Security Cloud, Monetizing Mobile Apps dan banyak lagi.

Uniknya, seminar ini tak hanya dihadiri mahasiswa Universitas Gunadarma, melainkan juga beberapa pelajar SMK dan SMU dari daerah sekitar.  Yang paling banyak mengundang minat para peserta seminar adalah tema e-commerce dan cara menghasilkan uang dari pembuatan aplikasi mobile. Ini tak mengherankan, sebab banyak juga mahasiswa yang mengaku telah merintis bisnis online kecil-kecilan dan mereka bermimpi suatu saat bisa menjadi pengusaha besar. Optimisme pengusaha kecil ini untuk sukses kian membuncah tatkala mendengar pemaparan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, yang usianya juga relatif masih muda. William menjelaskan, salah satu masalah besar yang kerap terjadi di bisnis e-commerce Indonesia adalah maraknya kasus penipuan di iklan baris, sehingga mencoreng e-commerce secara umum, meksipun sebenarnya penipuan yang terjadi di iklan baris tak lepas dari kurangnya pengetahuan masyarakat.  

Di akhir sesi presentasinya, William menyampaikan tipstips merintis bisnis online, di antaranya: lakukan pendekatan dan pelajari perilaku orang Indonesia dalam berbelanja, belajar marketing dari kesalahan serta membangun rasa kepercayaan dan loyalitas konsumen. “Tidak perlu mengajak orang ramairamai menjadi member tapi cuma sebentar, buatlah agar meski sedikit, mereka rajin bertransaksi di e-commerce Anda,“ katanya.

Tips lainnya adalah membangun situs yang bernilai buat penggunanya. Sebagai contoh, meski hanya jualan online, seorang ibu bisa mendapatkan miliaran rupiah.  Untuk terjun ke bisnis e-commerce, tak perlu belajar teknis. Pelajari baik-baik peluang pasar/kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi. Dengan mempelajari tren yang sedang terjadi dan mencari solusi permasalahan yang sedang terjadi, kita bisa membangun bisnis baru. Sambutan baik juga didapatkan Muhammad Iqbal, seorang developer apps muda dari Bandung, yang telah sukses mengembang bermacam-macam aplikasi untuk perangkat Nokia. Dia mengajak para mahasiswa dan pelajar untuk mulai belajar membuat aplikasi dengan meyakinkan bahwa orang Indonesia juga bisa membuat aplikasi kelas dunia. Salah satu contohnya, kata Iqbal, adalah tema Batik Indonesia untuk platform Symbian yang sukses meraih angka 30 juta unduhan di seluruh dunia. Adapun Kama Adritya dari Digital Eight membagikan berbagai tips kepada mahasiswa yang ingin menjadi desainer game. Menurutnya, hal terpenting yang dibutuhkan untuk menjadi seorang desainer game adalah pendidikan, minimal sudah lulus SMA.  

Selanjutnya, mahasiswa disarankan untuk mengambil kuliah yang berhubungan dengan minatnya tersebut. Misalnya, mengambil kuliah jurusan seperti programming, desain grafis, animasi, dan seterusnya. Kama juga mengatakan bahwa beberapa kampus di Indonesia bahkan sudah membuka jurusan khusus game. Namun sebenarnya yang terpenting untuk menjadi seorang desainer game adalah sebuah dorongan niat atau motivasi. Editor In Chief Majalah CHIP Andre Michael Mantiri dalam beberapa kesempatan mengatakan CHIP Fiesta merupakan wujud kepedulian CHIP terhadap kemajuan masyarakat, khususnya di bidang IT.

OJEK LUSI UMN MENANGKAN MALANG FILM FESTIVAL 2018

Film dokumenter Ojek Lusi garapan mahasiswa prodi Film dan Televisi UMN memenangkan Malang Film Festival 2018 kategori Film Dokumenter Terbaik di Universitas...

NONTON BARENG VALUE PEOPLE: “AVENGERS INFINITY WAR“

Turut memeriahkan penayangan film terbaru seri Avengers yang sudah dinanti-nanti banyak penggemarnya, KG Value Card menyelenggarakan “Nonton Bareng...

OTOMOTIF AWARD 2018 ‘The Right Choice’

Untuk ke-11 kalinya Tabloid OTOMOTIF menggelar Otomotif Award, pada Rabu, 28 Maret, di Shangri-La Hotel Jakarta.

SUCI 8 MISSION IMPOSSI8LE

Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) KompasTV memasuki musim ke-8 setelah konsisten beregenerasi selama tujuh tahun tanpa jeda.

Gramedia Writers and Readers Forum 2018

Gramedia bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Komite Buku Nasional menyelenggarakan program inspiratif...

INDONESIA CONTENT MARKETING AWARDS 2018

Untuk pertama kalinya Grid Story Factory dan Grid Voice menggelar acara penganugerahan bagi para pelaku content marketing di Indonesia, Rabu, 11 April,...

PENGHARGAAN UNTUK MEDIA CETAK KG

Media-media cetak kita menerima penghargaan dari berbagai kategori pada perayaan Hari Pers Nasional yang diadakan di Ballroom Hotel Mercure Padang, Sumatera...

Peluncuran Kompas.id Tonggak Baru Harian "Kompas"

Pada Kamis, 8 Maret 2018, harian Kompas bisa dinikmati dalam portal berita bernama Kompas.id yang merupakan ekstensa jurnalisme harian Kompas. Aplikasi...

HOTEL SANTIKA KINI HADIR DI SUKABUMI

Hotel Santika Sukabumi resmi dibuka pada Rabu, 14 Maret atas kerja sama Santika Indonesia Hotels & Resorts dan PT Grha Daya Sejahtera. Pemotongan tumpeng...

24 Tahun Dyandra Promosindo Berkibar di Dunia MICE

Jakarta, 5 Maret 2018 - Tanggal 3 Maret 2018, Dyandra Promosindo genap berusia 24 tahun. Sejak tahun 1994, lebih dari 900 event berhasil kami selenggarakan...
© 1963 - 2018  Kompas Gramedia - All rights reserved.
Website by PandavaMedia