Bentara Budaya
Bentara Budaya
Bentara Budaya
Bentara Budaya

Bentara Budaya

Korporat

Bentuk apresiasi Kompas Gramedia terhadap kekayaan budaya Nusantara. Sejak tahun 1982 Bentara Budaya menjadi ruang apresiasi bagi seni-seni klasik Indonesia sebagai upaya pelestarian dan revitalisasi bentuk-bentuk kesenian tradisi warisan leluhur. Bentara Budaya juga hadir memberi ruang apresiasi bagi ragam seni modern hingga kontemporer serta bentuk-bentuk seni kolaborasi lintas bidang

Dampak Program

700 Program/tahun
400 Seniman Lokal
3 Bentara Budaya

Tersebar di tiga kota di Indonesia: Jakarta, Yogyakarta, dan Bali

Bentara Budaya berperan melestarikan dan mengembangkan seni budaya Indonesia melalui pameran, pertunjukan, dan edukasi publik, sekaligus memperkuat ekosistem seniman, meningkatkan apresiasi masyarakat, serta menumbuhkan kebanggaan dan identitas budaya lintas generasi.

Fokus

  • Pelestarian Budaya
  • Pemberdayaan Komunitas Lokal

Testimoni Kolaborator

John Martono
Seniman

“Harapannya Bentara Budaya tetap menjadi rumah kebudayaan bagi ide-ide konsep budaya yang ada di tanah air, sehingga kebudayaan maju bersama lewat Bentara Budaya”

Egy Fedly
Aktor & Musisi

“Bentara Budaya menghadirkan konsep pameran yang sangat inklusif, tidak hanya memberi ruang bagi perupa, tetapi juga pemusik, dan saya berharap ke depan semakin banyak profesi lain yang mendapatkan kesempatan yang sama”

Rencana Pengembangan

  • Kehadiran Bentara Budaya sepenuhnya didedikasikan bagi perkembangan seni budaya dalam upaya merawat kebhinekaan dan keindonesiaan kita, sebagai titik temu aspirasi yang pernah ada dengan aspirasi yang sedang tumbuh
  • Melibatkan lebih banyak generasi muda dalam acara-acaranya
  • Memberikan tempat lebih banyak kepada seniman untuk menampillkan karyanya ke publik
  • Memberikan edukasi tentang seni budaya kepada publik
  • Membuka kerja sama dengan kolaborator untuk memajukan seni dan budaya di Indonesia