



Bentuk apresiasi Kompas Gramedia terhadap kekayaan budaya Nusantara. Sejak tahun 1982 Bentara Budaya menjadi ruang apresiasi bagi seni-seni klasik Indonesia sebagai upaya pelestarian dan revitalisasi bentuk-bentuk kesenian tradisi warisan leluhur. Bentara Budaya juga hadir memberi ruang apresiasi bagi ragam seni modern hingga kontemporer serta bentuk-bentuk seni kolaborasi lintas bidang
Tersebar di tiga kota di Indonesia: Jakarta, Yogyakarta, dan Bali
Bentara Budaya berperan melestarikan dan mengembangkan seni budaya Indonesia melalui pameran, pertunjukan, dan edukasi publik, sekaligus memperkuat ekosistem seniman, meningkatkan apresiasi masyarakat, serta menumbuhkan kebanggaan dan identitas budaya lintas generasi.

“Harapannya Bentara Budaya tetap menjadi rumah kebudayaan bagi ide-ide konsep budaya yang ada di tanah air, sehingga kebudayaan maju bersama lewat Bentara Budaya”

“Bentara Budaya menghadirkan konsep pameran yang sangat inklusif, tidak hanya memberi ruang bagi perupa, tetapi juga pemusik, dan saya berharap ke depan semakin banyak profesi lain yang mendapatkan kesempatan yang sama”