panel-head.png

Ruang Media

Berita

Jakob Oetama Mendapat Penghargaan Seumur Hidup dalam Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2021

Menjadi salah satu tokoh pers nasional yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dunia jurnalistik di Tanah Air, Jakob Oetama dikenal sebagai sosok yang humanis dan berintegritas. Nilai-nilai tersebut yang ia pegang teguh dalam merintis Kompas Gramedia yang memiliki tujuan utama untuk mencerahkan masyarakat. Lahir di Desa Joewahan, terletak tak jauh dari Candi Borobudur, Jawa Tengah pada 27 September 1931, wartawan senior ini dalam karier dan hidupnya menamatkan Sekolah Menengah Atas Seminari di Yogyakarta tahun 1951, juga B-1 Jurusan Sejarah tahun 1956, lalu meneruskan ke Perguruan Tinggi Publisistik di Jakarta tahun 1959 yang kemudian dilanjutkan selama 18 bulan kuliah di Universitas Gadjah Mada dengan mengantongi gelar Sarjana Komunikasi pada tahun 1961. Jakob juga pernah menjadi guru SMP, bahkan menjadi dosen di Jurusan Komunikasi Fisipol Universitas Indonesia, dan aktif memberikan ceramah tentang media, politik, sosial budaya, serta manajemen.

Atas berbagai dedikasi yang ia lakukan untuk bangsa, Jakob mendapatkan kesempatan untuk menyandang beberapa penghargaan dari kancah nasional maupun internasional. Beberapa di antaranya adalah Bintang Mahaputera Utama dari Pemerintah RI Tahun 1973, Anugerah Doktor Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Tahun 2003, World Entrepreneur of The Year Academy 2006 dari Ernst & Young, Monako Tahun 2006, Medali Emas Spirit Jurnalisme dari Komunitas Hari Pers Nasional Tahun 2011, Lifetime Achievement Award dari Serikat Perusahaan Pers Tahun 2017, dan sejumlah penghargaan lainnya. 

Penulis: Devin Airlangga/Corp. Communication KG

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) setiap tahunnya konsisten menyelenggarakan Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia untuk memberikan apresiasi tertinggi bagi lembaga penyiaran atas kerja keras dan komitmennya dalam menghasilkan dan menyuguhkan program-program siaran yang berkualitas, mendidik, sekaligus menghibur. Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia 2021 akan menganugerahkan sebanyak 25 penghargaan kepada televisi, radio ataupun lembaga tertentu yang menjadi ketetapan KPI untuk diberikan penghargaan khusus. Anugerah KPI juga selalu menyertakan penghargaan khusus kepada seorang tokoh pada bidang yang berkaitan dengan dunia penyiaran yang disebut sebagai Penghargaan Seumur Hidup atau Lifetime Achievement Award.

Pada tahun 2021 ini, KPI sepakat memilih Bapak Jakob Oetama sebagai tokoh penerima Penghargaan Seumur Hidup atau Lifetime Achievement Award. Pemilihan tersebut didasarkan pada perjuangan dan dedikasi beliau dalam bidang jurnalistik, termasuk dalam dunia penyiaran. Selain itu, KPI juga menilai bahwa Bapak Jakob Oetama adalah sosok yang humanis dan konsisten dalam menyuarakan kebenaran. 

Meskipun tidak dapat hadir pada Malam Anugerah KPI 2021, Lilik Oetama selaku perwakilan dari keluarga mengucapkan terima kasih kepada KPI karena telah mempercayakan penghargaan yang baik ini kepada Bapak Jakob Oetama.

"Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komisi Penyiaran Indonesia Pusat atas penghargaan Lifetime Achievement yang diberikan kepada Bapak Jakob Oetama. Penghargaan ini juga merupakan penghargaan bagi seluruh media Kompas Gramedia. Mengingat pesan Bapak Jakob, ini merupakan bagian dari usaha kami untuk ikut serta membangun sebuah Indonesia dalam lingkup kecil yang merupakan bagian dari cita-cita besar Indonesia dan didasarkan atas kesamaan kemanusiaan Indonesia,” ujar Lilik Oetama.

Pada malam Anugerah KPI 2021, Redaktur Senior Harian Kompas sekaligus Vice CEO KG Media Rikard Bagun atas nama keluarga besar Kompas Gramedia hadir untuk menerima penghargaan ini.

“Atas nama keluarga Pak Jakob Oetama dan tentu saja atas nama keluarga besar, pimpinan, karyawan Kompas Gramedia, saya sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada KPI. Saya terus terang kehilangan kata-kata, karena apa yang disampaikan tadi oleh Mas Agung Ketua KPI, kemudian dengan Mba Sheila, ini saya benar-benar kehilangan kata-kata. Pak Jakob adalah sosok yang menyatukan kami dari latar belakang yang bermacam-macam, suku, agama, kepercayaan, dan semuanya ada di Kompas Gramedia dari Sabang sampai Merauke. Kami berterima kasih, Mas Agung dan semua di KPI yang telah memberikan dorongan dan energi baru pada kami untuk bersama-sama menatap Indonesia yang lebih baik. Make Indonesia great again. Terima kasih,” ujar Rikard Bagun.

Penghargaan ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Keluarga Besar Kompas Gramedia. Sosok yang selalu menjadi panutan dalam setiap upaya, langkah, dan cita-cita perusahaan dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, mendapatkan Penghargaan Seumur Hidup dari Komisi Penyiaran Indonesia. Hal ini merupakan bukti bahwa nilai-nilai yang diajarkan oleh Pak Jakob tidak hanya menginspirasi bagi karyawan Kompas Gramedia saja, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.