bg-ornament-2.png bg-ornament-2.png

Sabtu, 8 September 2018

GRAMEDIA WRITERS AND READERS FORUM 2018: TINGKATKAN LITERASI INDONESIA

Gramedia bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan Komite Buku Nasional menyelenggarakan program inspiratif dan inovatif Gramedia Writers and Readers Forum (GWRF) 2018, Sabtu–Minggu, 7–8 April di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Dengan tema “Explore Ideas, Inspire People”, GWRF 2018 bertujuan untuk memotivasi pembaca, penulis pemula, ataupun profesional untuk tetap berkarya dan meningkatkan kemampuan menulis. Ajang temu, diskusi, dan saling bagi antara penulis dan pembaca ini menghadirkan 25 penulis sebagai narasumber, antara lain Tere Liye, Eka Kurniawan, Sapardi Djoko Damono, Leila S. Chudori, Joko Pinurbo, Maman Suherman, Dhony Dirgantoro, dan Bernard Batubara. Terdapat juga sesi Editor’s Clinic berupa kesempatan belajar atau konsultasi langsung dengan para editor buku. Digelar pula Gramedia Exhibitions yang menyediakan buku-buku dengan harga khusus.

Pembukaan GWRF 2018 dihadiri CEO GoRP Priyo Utomo, Direktur Publishing and Education GoRP Wandi S. Brata, Direktur Corporate Communications KG Rusdi Amral, Kepala Perpustakaan Nasional Drs. Muh. Syarif Bando, M.M.,serta Direktur Hubungan Antar-Lembaga Dalam Negeri Bekraf Hassan Abud.

Rangkaian sesi panel diskusi dengan berbagai tema seputar dunia buku dan bacaan mengisi hari-hari GWRF 2018, seperti Sastra Indonesia di Dunia Internasional, Menggerakkan Literasi Melalui Sosial Media, Rahasia di Balik Karya, Komik Indonesia Itu Asyik, Pengembangan IP, Perhitungan Pajak untuk Penulis, Menulis untuk Pembaca Millenials, Menyayangi Puisi, dan tema menarik lainnya.

GWRF 2018 ditutup dengan acara bincang-bincang dua tokoh sastra Indonesia, Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo. Sebagai pungkasan disajikan penampilan lagu-lagu puisi bersama pemusik Oppie Andaresta yang membawakan puisi Joko Pinurbo, dan Umar Muslim bersama Tatyana Soebianto dengan beberapa puisi Sapardi Djoko Damono.

Gramedia berharap GWRF dapat kembali digelar tahun depan dan menjadi destinasi baru masyarakat Indonesia untuk menikmati dunia literasi dengan cara yang menyenangkan. (Intan Tri Damayanti & Alchia Amanda Putri/PR GoRP)